Kamis, 21 Oktober 2021

Manusia Paling Hina

 Tuhan . . .

Kali ini aku ingin bercerita

Terkait perasaan yang tak hentinya mendera

Terombang ambing tanpa jawaban

Selipkan aku satu jawaban saja

Bagaimana seharusnya aku berjalan

Rasanya mata ini mulai buta

Benar kukira salah, salah kukira benar

Kaki ini juga terasa mulai terpincang

Terbata-bata menuju kebenaran

Berlari menuju kemaksiatan

Sentil saja diri yang kotor ini Tuhan

Tampar saja jika bisa membuat diri ini tersadar

Maafkan diri ini yang memang hakikatnya sebagai pelupa

untuk apa ia di ciptakan

Pada siapa ia akan kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar